Jalan Salib

Doa Pembuka

Tuhan Yesus Terkasih, yang wafat untuk menyelamatkan kami, kami hadir di sini untuk mengenang cinta-Mu yang amat besar kepada kami. Kami mohon ampun atas saat-saat kami tidak membalas cinta-Mu. Semoga jalan salib ini semakin membuka hati kami kepada anugerah cinta-Mu. Amin.

Perhentian I: Yesus Dijatuhi Hukuman Mati

Kami menyembah Dikau, ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu.

Sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

“Jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu sabar menderita, hal itu adalah anugerah di hadapan Allah. Sebab, untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya. Ia tidak berbuat dosa, dan tipu daya tidak ada dalam mulut-Nya. Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia yang menghakimi dengan adil” (1Ptr. 2:20b–23).

Ya Yesus, ajarilah kami tidak menghakimi siapa pun, sesuai dengan amanat-Mu sendiri. Amin.

Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.

Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa ini.

Bapa Kami …., Salam Maria …., Kemuliaan ….

 

Perhentian II: Yesus Memanggul Salib

Kami menyembah Dikau, ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu.

Sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

“Kristus sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh karena bilur-bilur-Nya kamu telah disembuhkan” (1Ptr. 2:24).

Ya Yesus, ajarilah kami memandang salib dari sudut kerahiman-Mu dan memikulnya dengan kasih. Amin.

Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.

Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa ini.

Bapa Kami …., Salam Maria …., Kemuliaan ….

 

Perhentian III: Yesus Jatuh untuk Pertama Kali

Kami menyembah Dikau, ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu.

Sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

“Dapatkah disebut pujian, jika kamu sabar menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi, jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu sabar menderita, hal itu adalah anugerah di hadapan Allah” (1Ptr. 2:20).

Ya Yesus, ajarlah kami bertobat setiap hari, bangun kembali dari dosa serta menjadi manusia yang baik. Amin.

Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.

Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa ini.

Bapa Kami …., Salam Maria …., Kemuliaan ….

 

Perhentian IV: Yesus Berjumpa dengan Ibu-Nya

Kami menyembah Dikau, ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu.

Sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu, “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan supaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang. Suatu pedang juga akan menembus jiwa-mu sendiri” (Luk. 2:34–35).

Ya Yesus, ajarilah kami menjalani hidup kami di bumi ini bersama-Mu dan bersama Bunda-Mu yang tercinta. Amin.

Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.

Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa ini.

Bapa Kami …., Salam Maria …., Kemuliaan ….

 

Perhentian V: Yesus Ditolong Simon dari Kirene

Kami menyembah Dikau, ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu.

Sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

“Ingatlah orang-orang hukuman, seolah-olah kamu sendiri orang hukuman yang berada dalam penjara. Ingatlah juga orang-orang yang diperlakukan sewenang-wenang, karena kamu sendiri juga masih hidup di dunia ini” (Ibr. 13:3).

Ya Yesus, ajarlah kami menerima kehendak Allah, termasuk yang tidak kami pahami sekalipun. Amin.

Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.

Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa ini.

Bapa Kami …., Salam Maria …., Kemuliaan ….

 

Perhentian VI: Wajah Yesus Diusap oleh Veronika

Kami menyembah Dikau, ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu.

Sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

“Sekali peristiwa, Yesus berkata: Sebab, ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu menjenguk Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Lalu orang-orang benar itu akan menjawab Dia: Tuhan, kapan kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? Kapan kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? Kapan kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? Raja itu akan menjawab mereka: Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, segala sesuatu yang telah kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (Mat. 25:35–40).

Ya Yesus, ajarlah kami melihat kebutuhan orang lain, patahkan cinta diri serta ketidakpedulian kami. Amin.

Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.

Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa ini.

Bapa Kami …., Salam Maria …., Kemuliaan ….

 

Perhentian VII: Yesus Jatuh untuk Kedua Kalinya

Kami menyembah Dikau, ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu.

Sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

“Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimana mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama Dia? Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka?” (Rm. 8:31b–33).

Ya Yesus, ajarlah kami untuk menyesali segala dosa kami dan berilah kekuatan baru agar kami senantiasa mampu memerangi dosa-dosa kami. Amin.

Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.

Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa ini.

Bapa Kami …., Salam Maria …., Kemuliaan ….

 

Perhentian VIII: Yesus Menghibur Perempuan-Perempuan yang Menangisi-Nya

Kami menyembah Dikau, ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu.

Sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

“…, aku, seorang tahanan karena Tuhan, menasihatkan kamu, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu. Hendaklah kamu selalu rendah hati,”

lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dengan saling membantu” (Ef. 4:1–2).

Ya Yesus, ajarilah kami cara memanfaatkan waktu kami di dunia ini dengan sebaik-baiknya. Amin.

Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.

Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa ini.

Bapa Kami …., Salam Maria …., Kemuliaan ….

 

Perhentian IX: Yesus Jatuh untuk Ketiga Kalinya

Kami menyembah Dikau, ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu.

Sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

“Sekarang aku bersukacita bahwa aku boleh menderita karena kamu, dan menggenapkan dalam tubuhku apa yang kurang pada penderitaan Kristus, untuk tubuh-Nya, yaitu Gereja” (Kol. 1:24).

Ya Yesus, ajarlah kami memandang sengsara dan luka-Mu sebagai sumber rahmat bagi seluruh dunia. Amin.

Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.

Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa ini.

Bapa Kami …., Salam Maria …., Kemuliaan ….

 

Perhentian X: Pakaian Yesus Ditanggalkan

Kami menyembah Dikau, ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu.

Sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

“Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesengsaraan”
atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? Sebab, aku yakin bahwa baik maut maupun hidup, baik malaikat-malaikat maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa” (Rm. 8:35, 38).

Ya Yesus, ajarlah kami hidup murni, ampunilah segala dosa kami agar kelak kami boleh memandang diri-Mu. Amin.

Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.

Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa ini.

Bapa Kami …., Salam Maria …., Kemuliaan ….

 

Perhentian XI: Yesus Disalibkan

Kami menyembah Dikau, ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu.

Sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

“Mereka yang menjadi milik Kristus Yesus telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh, dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki” (Gal. 5:24–26).

Ya Yesus, ajarlah kami bersikap seperti Engkau yang rela mengampuni orang yang memaku tubuh-Mu. Amin.

Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.

Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa ini.

Bapa Kami …., Salam Maria …., Kemuliaan ….

 

Perhentian XII: Yesus Wafat di Salib

Kami menyembah Dikau, ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu.

Sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

“Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama” (Flp. 2:5–9).

Ya Yesus, ajarlah kami untuk selalu menyerahkan diri kami kepada-Mu, khususnya pada saat ajal kami tiba. Amin.

Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.

Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa ini.

Bapa Kami …., Salam Maria …., Kemuliaan ….

 

Perhentian XIII: Yesus Diturunkan dari Salib

Kami menyembah Dikau, ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu.

Sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

“Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya serta persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati” (Flp. 3:10–11).
Ya Yesus, ajarlah kami kasih sejati agar kelak kami pantas dirangkul oleh-Mu dan dipeluk oleh Bunda-Mu. Amin.

Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.

Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa ini.

Bapa Kami …., Salam Maria …., Kemuliaan ….

 

Perhentian XIV: Yesus Dimakamkan

Kami menyembah Dikau, ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu.

Sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

“Aku yakin bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. Sebab, dengan sangat rindu seluruh ciptaan menantikan saat anak-anak Allah akan dinyatakan” (Rm. 8:18–19).

Ya Yesus, ajarlah kami melekat kepada-Mu begitu rupa sehingga hidup dan mati kami seluruhnya hanya bagi-Mu. Amin.

Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.

Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa ini.

Bapa Kami …., Salam Maria …., Kemuliaan ….

 

Doa Penutup

Tuhan Yesus, Juruselamat kami, terima kasih atas segala rahmat yang Engkau limpahkan kepada kami lewat renungan “Jalan Salib” ini. Tuhan Yesus Kristus yang tersalib, kasihanilah kami. Amin.

 

 

Latest Posts

Related Posts

0
    0
    Your Cart
    Your cart is emptyReturn to Shop
    Open chat
    Butuh bantuan?
    Halo, ada yang bisa kami bantu?