Ya Tuhan, Engkau memberi kami kebebasan untuk memilih pasangan kami. Aku mempunyai pasanganku sendiri, orang yang amat aku cintai. Aku membaktikan diri padanya dalam Sakramen Perkawinan. Kami memulai kehidupan rumah tangga kami dengan harapan untuk mempunyai rumah tangga yang penuh cinta dan kebahagiaan, harmonis dan damai. Namun, dalam kenyataan, kami seperti mengalami mimpi buruk. Sebelum cukup lama kami hidup bersama sebagai keluarga, kami sudah mulai merasakan bahwa ikatan cinta kami satu sama lain sudah semakin memudar dan tidak seintim dulu lagi. Kami tidak lagi merasakan kehidupan berkeluarga yang penuh dengan cinta, keharmonisan, dan kedamaian. Kami malah mulai menjauhi satu sama lain dan bahkan sikap benci mulai muncul di antara kami. Kami tidak lagi mempunyai kata-kata yang manis terhadap satu sama lain. Ini bermula ketika pasanganku mempunyai hubungan dengan pihak ketiga. Baru sekarang ini aku mengetahui hubungan itu, kendati aku dulu memberinya kepercayaan yang penuh. Sekarang pikiranku makin kacau dan perasaan benciku kepadanya semakin menjadi-jadi.
Dalam nama-Mu Yesus aku mengutuk dosa yang dilakukan pasanganku supaya tidak terulang lagi. Semoga Tuhan dapat mengalihkan perhatiannya dari pihak ketiga yang mengganggu kedamaian dan keutuhan rumah tangga kami. Tuhan, semoga Engkau menguatkan hatiku untuk mampu memaafkannya dan terangilah dia supaya sadar akan kewajibannya dalam perkawinan kami ini.
Sebab Engkaulah Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin.
