Bertrand senantiasa menyukai kesempatan untuk dapat melayani Kristus dalam diri mereka yang miskin dan ditolak.
Ia lahir pada tahun 533 di Autun, Perancis dan ditahbiskan di Paris oleh Santo Germanicus dan kemudian menjadi diakon agung di Katedral Autun.
Ketika kabar tentang kesucian dan kemurahan hatinya pada orang miskin menyebar sampai ke mana-mana, ia ditunjuk menjadi Uskup Le Mans pada tahun 587. Sebagai uskup, kerap kali ia dipaksa mengambil bagian dalam perdebatan. Sebagai hasilnya, ia dikirim ke pembuangan untuk beberapa kali.
Pembuangan adalah sebuah salib berat bagi Bertrand sebab ia dipisahkan dari kawanan yang ia gembalakan. Kemudian pada tahun 605, orang kudus ini ditempatkan kembali sebagai Uskup oleh Raja Clotaire II.
Bertrand dikenal karena kemampuan dan keahliannya di bidang pertanian yang terutama dalam menanam anggur. Dengan demikian, ia membantu orang banyak untuk mendapatkan hasil hidup dari tanah garapan mereka.
Ia mendirikan sebuah pertapa dan sebuah rumah bagi orang-orang yang hampir meninggal. Ia senantiasa siap melayani dan menjumpai orang-orang malang yang berkekurangan. Bertrand meninggal pada tahun 623.
