Sangat jarang ada santo-santa yang memiliki 2 hari pesta dalam setahun. Di Wales, Inggris kemartiran St. Winfrida dirayakan pada 22 Juni dan 3 November.
Winfrida hidup di Wales pada abad ketujuh. Pamannya, Santo Beuno membantunya untuk menapaki hidup penuh keutamaan dan kekudusan.
Menurut sebuah legenda, seorang kepala suku bernama Caradog menjadi sangat marah tatkala Winfrida menolak cumbuan-cumbuannya. Ketika Winfrida mencoba melarikan diri, sang kepala suku berhasil menangkap dan memenggal lehernya.
Kemudian Santo Beuno memohon kepada Tuhan untuk memulihkan kembali kehidupan Winfrida dan doanya itu dikabulkan. Winfrida lalu menjadi seorang biarawati dan menjadi kepala biara Gwytherin. 15 tahun kemudian, sesudah kehidupan kembalinya yang menakjubkan itu, ia meninggal sekitar tahun 650.
Ketika Winfrida menjadi martir, tepatnya di tempat kepalanya jatuh, bersemilah sebuah mata air. Sumber air ini diberi nama Sumur Suci. Tempat ini menjadi sebuah lokasi bagi para peziarah dan di sana banyak kesembuhan telah terjadi berabad-abad lamanya.
Devosi kepada Santa Winfrida berkembang dengan cepatnya. Dan, 6 gereja kuno di Wales didedikasikan kepada Santa Winfrida.
