Dari kedua belas rasulNya, Yesus memilih tiga orang yaitu Petrus, Yakobus, dan Yohanes sebagai sahabat-sahabat terdekatNya.
Yohanes adalah termuda dari semua rasul Yesus. Dia dan saudaranya Yakobus adalah pengikut dari Yohanes Pembaptis. Suatu kali Yesus melihat mereka sedang membantu ayah mereka memperbaiki jala-jala ikan. Yesus memanggil mereka: “Kemarilah, ikutlah Aku!” Dari situ mereka berdua mengikuti Yesus.
Pada malam perjamuan terakhir, Yohanes menyandarkan kepalanya di bahu Yesus. Dia tinggal bersama Yesus selama masa sengsara hingga wafatNya, bahkan dialah yang menghibur Maria. Yesus mempercayakan ibuNya itu ke dalam tangannya.
Yohanes menyebarkan Injil di Palestina selama bertahun-tahun. Dia akhirnya ditangkap dan dijebloskan ke penjara oleh para tentara Roma. Dia juga dilemparkan ke dalam air yang mendidih, akan tetapi Tuhan telah menyelamatkannya.
Pada saat dia berumur sembilan puluh tahun, Yohanes menulis Injilnya untuk membuktikan bahwa Yesus adalah Tuhan dan sekaligus manusia. Lambang dari Yohanes adalah seekor elang sebab dia terbang tinggi di atas hal-hal duniawi (dia tidak terikat oleh hal-hal duniawi) dan dia berbicara banyak tentang Yesus yang adalah Allah.
